"I Remember Elvis Presley... So I’ll adore him just for ever for he’s the one and only “King”."
--Danny Mirror--
Hari jumat libur Waisak ini, gue berhasil kumpul bareng sobat-sobat unik jaman SMU dulu. Sudah lama sekali direncanakan, namun susah kesampaian gara-gara kesibukan masing-masing individu. memang benar kata orang, spontan terkadang adalah jalan yang terbaik. Sms lalu dilanjut dengan mesej facebook, jadi deh kumpul di Kalimalang. Dekat dengan kediaman kita semua.
Sudah lama sekali saya tidak berjumpa dengan dua sobat saya ini. Pertama adalah Elvis, panggilan beken dari Sri Mulyatno Nugroho, ketua kelas 3 IPS 3 SMU Negeri 54 dulu. Kedua adalah Anggoman, yang masih bersuara lantang dengan tawanya yang khas. Anggo sudah membesar badannya, anaknya pun katanya sudah berusia 6 bulan, sedangkan Elvis masih mempertahankan gaya, sesuai julukannya. Jambul dan cambang ala Elvis.
Elvis ini pribadi yang unik, senang dengan barang-barang nostalgia dan memiliki koleksi barang vintage dan pengarsipan yang sangat rapi di kediamannya. sampai sekarang juga masih. Kami berbincang betapa dia masih menyimpang sebuah majalah khusus Elvis Presley yang saya sempat hadiahkan kepadanya ketika kita lulus SMU.
Nikmat sekali berasyik masyuk mengenang kebodohan masa lalu. Anggoman terbahak-bahak, karena saya masih mengingat kutipan terkenal seorang Anggoman, bahwa canabis itu laksana rokok perdamaian suku Indian, jadi tidak apa-apa dikonsumsi. Hehehe, fatwa itu terjadi saat kita masih ABG bandel semua, 13 tahun silam.
Sayang satu lagi makhluk gaib yang kita undang malam itu, berhalangan hadir karena ada kerjaan mendadak. Makhluk itu disebut Cucur, seperti nama kue. Aslinya bernama Des Kharisma Tarigan. Tak terasa obrolan belum tuntas juga hingga pukul 23.30, dan sang kue cucur tak kunjung merapat.
Saturday, May 29, 2010
Bersua Kembali A.K.A Kumpul Bocah
Diposting oleh wahyuningrat di 5/29/2010 09:10:00 AM 0 komentar
Label: daily, fun, kawan-kawan
Thursday, December 31, 2009
Jelang 2010
Gue udah lama nggak update blog ini. Kebanyakan ngerjain kerjaan-kerjaan pragmatis. Itu biang gara-garanya. Maklum lah seiring usia, bener kata orang kalau anak manusia semakin egois untuk memenuhi kebutuhan nafsunya. Hehehe.
Ditemani MP3 buka semangat baru-nya Ello, Ipang, Berry St Loco dan Lala (Iyalah, masak ditemenin Base Jam-bermimpi hehehe), gue menengok apa aja sih wish lish sebelum-sebelumnya.
Hehehe buka-buka arsip blog dan melihat semua mimpi yang gue inventarisir. Lalu melihat apakah mimpi itu sudah tercapai belum yah?
1. Berhenti kerja jadi wartawan dan mengabdi menjadi juru bicara Presiden. Hohohoho. Tahun 2009 memang gemilang dan tak terduga. Belum kesampaian sih , tapi saat ini gue sedang struggle mendaki tangga kesono. Udah mirip-mirip lah yang gue lakukan sekarang, meski masih jauh, tapi ya coming soon lah.
2. Merit di usia 28 atau 29. hohohoho, ini lagi. Setelah kejadian besar di tahun 2007 (apa daya manusia :p ) yang merusak schedule cantik yang direncanakan matang sejak 2006 ini, well, tahun 2010 I’m turning 30. So, kayanya bisa lah kesampean tahun ini. Huhu. Doakan saja.
3. Menerbitkan my own novel. Wah kesampaian juga, dan ini paling berkesan di tahun 2009. bukan my own tapi our own, karena buatnya berempat. Langsung hit melejit, dan sampe sekarang masih suka terharu kalau baca-baca review dib log orang-orang. Seneng banget bisa bikin mereka semua termotivasi.
4. Punya perut six pack. Waduh, 2009 dimulai gemilang dengan meneruskan tradisi tahun sebelumnya yaitu rajin fitness 3 kali seminggu, bike to work 2 kali seminggu, basket seminggu sekali, futsal seminggu sekali. Cocoklah mengimbangi gaya hidup merokok dan full cholesterol gue. Tapi saat ini udah 9 bulan olahraganya cuma basket seminggu sekali dan sauna sebulan sekali hehehe. Semoga 2010 makin semangat untuk pola hidup sehat.
5. Menghasilkan mahakarya yang bisa jadi pembicaraan hingga anak cucu. Ok lah ini klausul sapu jagad. Tapi 2009 ini gue sedang developing beberapa kerjaan, yang semoga rampung di tahun 2010 dan semoga ini menjadi mahakarya juga.
Terus gue korek-korek lagi impian yang masih tersebar di beberapa tulisan blog, nemu lagi deh. Ada beberapa list barang konsumtif hihihi.
1. Toyota Harrier. Hehehe, jelas belum kesampaian. Tapi tahun 2010 ini mungkin akan kesampaian mendandani si Ijo, Kijang Rover 1995 kesayangan gue. Lalu who knows, kalo dapet rejeki, maka proyek renovasi Toyota Vios 2004 bekas Taxi Blue Bird akan kesampaian juga.
2. Any PC with Core 2 duo, DDR2 4 GB with Double LCD 19 inch wide. Ini sudah kesampaian, meski belum double LCD, mungkin bisa lah dipasang lagi tahun 2010 ini, biar mirip PC nya Al Gore.
3. Laptop Asus or Macbook Pro. Wah sudah kehilangan minat, nafsu doang tapi udah keburu sadar. Gue pake Axio yang mirip-mirip Toshiba Portege warna putih. Masih cukup banget buat kerjaan-kerjaan gue.
4. Suzuki Shogun or Bajaj 150 CC. Udah kehilangan minat juga, tapi memang harus ganti sih. Gue masih setia dengan Shogun tahun 2003, menemani lika-liku kemacetan Jakarta.
5. Another new edition of Sony Ericsson. Hmmm, Sudah bukan prioritas. Masih pake K800i.
6. Blackberry. Wah sudah males ah, tiap 5 meter banyak yang pake. Dulu waktu ini ditulis memang idaman betul. Yah mungkin aja gue akan pake itu, walau hingga sekarang gue masih bertekad tidak akan pakai dengan alasan tidak mau diganggu terus menerus hehehe. Ngapain bikin gue jadi mudah dijangkau, susah ngabur dong.
Bagaimana review 2009?
Superb. Beberapa impian besar tercapai.
Bekerja di kantor keren mentereng dengan kolega dan suasana kerja yang ideal sejak awal 2008. Kantor ini membuat gue sukses menggarap Talkshow besar yang almost impossible. Tapi dengan kerja keras tim yang asyik punya, akhirnya bisa terlaksana. Kantor super ideal ini sayangnya berakhir dengan sebuah happy ending.
Bersamaan dengan itu, Novel yang gue tulis berempat terbit! Kini sudah 9 bulan, best seller dan sudah 5 kali cetak ulang. Mengalami rangkaian promo buku yang menakjubkan.
Lantas, gue terlibat beberapa pekerjaan seru, mulai dari bantu bikin TVC iklan pemilu salah satu partai besar, jadi producer film dokumenter parlemen indonesia buat proyek UNDP dan Asia Foundation, ikutan gawean salah satu Kementerian menggarap perayaan Hari Anak Nasional, jadi dosen mengajar hukum komunikasi di salah satu universitas, jadi konsultan hukum dan liaision untuk project feasibility studies Deplu Belanda dan sebuah NGO Internasional, hingga berujung ke sebuah lompatan besar, berhenti jadi jurnalis untuk menjadi konsultan media di sebuah project besar salah satu Kementerian dengan sebuah lembaga Internasional.
Hidup memang sebuah petualangan penuh warna. Jangan pernah sesali aneka ragam warna itu, karena justru akan memperkaya color bar mu. :)
Resolusi?
Ok pasti lah ada resolusi 2010, kan anak manusia harus berencana, untuk kemudian berusaha, pasti jalannya dipermudah oleh yang kuasa.
(1) melepas masa lajang (2) dapet tempat kerja yang ideal dan asyik punya,yang bikin gue betah dan bisa berkarya (3) mencapai kebebasan finansial (4) punya usaha yang bisa bikin gue mirip Ari Gold di Entourage (5) dapat PhD sehingga gue bisa melihat Eropa kembali (6) rajin kembali nulis artikel dan kolom di media massa (7) rajin bike to work biar hidup sehat (8) menulis dan menerbitkan at least 2 buku dan beberapa karya audio visual (9) mobil idaman dan rumah idaman terbeli (10) makin soleh dalam beribadah soalnya makin kesini makin sekuler,bahaya kan.
Sepuluh cukup dulu. Kita lihat nanti, semoga semua terealisasi. Sepuluh misi utama 2010. Belajar dari rekan kolega pemerintah saat ini, Planning is way more important than Implementing. Hehehe.
Selamat tahun baru semuanya. Mari jelang tahun 2010 dengan semangat!
Diposting oleh wahyuningrat di 12/31/2009 11:26:00 PM 6 komentar
Label: mumbling
Saturday, October 03, 2009
sang pengembara kembali berjalan
Hidup seorang anak manusia terkadang cukup indah untuk dilewatkan secara statis. Banyak manusia ditakdirkan untuk mengalami hidup yang penuh warna, dibanding varian warna yang ada. Jangan pernah menyesali berkah seperti itu. Toh, kita selalu punya cerita yang selalu bisa dibagi dengan penuh gelak tawa. Mengenang pahit-getir-manis-seru nya hidup. Selalu ada sisi indah dalam kehidupan seorang pengembara.
pengembara selalu menapak. Terus menapakkan jejak langkah.
my desk
packing up
clean desk
last walk in the studio alley
melepas penat sejenak di nusa dua, hehehe.
terus dapat telepon, Yuks mengembara kembali.
kali ini gue akan mengabdi untuk negara Indonesia tercinta dulu.
Diposting oleh wahyuningrat di 10/03/2009 09:12:00 PM 0 komentar

